Minggu, 10 Maret 2013

DEFINISI SEHAT

Sehat merupakan sebuah keadaan yang tidak hanya terbebas daripenyakit akan tetapi juga meliputi seluruh aspek kehidupan manusia yangmeliputi aspek fisik, emosi, sosial dan spiritual. Menurut WHO (1947)Definisi Sehat Dalam KeperawatanSehat : Perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalamberhubungan dengan orang lain (Aktualisasi). Perilaku yang sesuai dengantujuan, perawatan diri yang kompeten sedangkan penyesesuaian diperlukanuntuk mempertahankan stabilitas dan integritas struktural. (Pender (1982))Sehat : Fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri (self care Resouces)yang menjamin tindakanuntuk perawatan diri ( self care Aktions) secaraadekual.Self care Resoureces : encangkup pengetahuan, keterampilan dansikap.Self care Aktions : Perilaku yang sesuai dengan tujuan diperlukan untuk memperoleh, mempertahan kan dan menigkatkanfungsi psicososial da piritual.(Paune (1983))Kesehatan menyatakan bahwa: Kesehatan adalah keadaan sejahteradari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosialdan ekonomi (UU No.23,1992) CIRI-CIRI SEHAT Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidak merasa danmengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalamigangguan.Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yakni pikiran,emosional, dan spiritual. 1. Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran. 2. Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dansebagainya. 3. Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasasyukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fanaini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT dalam agama Islam). Misalnyasehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang. 4. Kesehatan sosial terwujud apabila seseorang mampu berhubungan denganorang lain atau kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku,agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya, sertasaling toleran dan menghargai. 5. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif,dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang dapat menyokong terhadap hidupnya sendiri atau keluarganya secara finansial. Bagimereka yang belum dewasa (siswa atau mahasiswa) dan usia lanjut (pensiunan), dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku. Oleh sebab itu, bagikelompok tersebut, yang berlaku adalah produktif secara sosial, yakni mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka nanti, misalnyaberprestasi bagi siswa atau mahasiswa, dan kegiatan sosial, keagamaan, ataupelayanan kemasyarakatan lainnya bagi usia lanjut. Aspek-aspek pendukung kesehatan Banyak orang berpikir bahwa sehat adalah tidak sakit, maksudnyaapabila tidak ada gejala penyakit yg terasa berarti tubuh kita sehat. Padahalpendapat itu kurang tepat. Ada kalanya penyakit baru terasa setelah cukupparah, seperti kanker yg baru diketahui setelah stadium 4. Apakah berartisebelumnya penyakit kanker itu tidak ada? Tentu saja ada, tetapi tidak terasa.Berarti tidak adanya gejala penyakit bukan berarti sehat.Sesungguhnya sehat adalah suatu kondisi keseimbangan, di manaseluruh sistem organ di tubuh kita bekerja dengan selaras. Faktor-faktor ygmempengaruhi keselarasan tersebut berlangsung seterusnya adalah: 1. Nutrisi yang lengkap dan seimbang 2. Istirahat yang cukup 3. OlahRaga yang teratur 4. Kondisi mental, sosial dan rohani yang seimbang 5. Lingkungan yang bersih. Apabila salah satu saja dari kelima faktor ini tidak tercukupi, akanmembuat keseimbangan kinerja organ tubuh terganggu. Sesungguhnya tubuhmemiliki mekanisme otomatis untuk mengembalikan keseimbangankesehatannya , akan tetapi apabila hal ini berlangsung terus-menerus ataukekurangan tersebut dalam jumlah yg cukup besar, maka tubuh tidak mampumengembalikan keseimbangan, dan hal inilah yg kita sebut sakit.Istimewanya tubuh manusia, walaupun dalam kondisi sakit tubuh tersebut tetap dapat memulihkan dirinya sendiri. Untuk itu perlu dibantu denganmemberikan nutrisi dalam jumlah yang memadai secara lengkap ditambahdengan istirahat yang cukup. Dalam keadaan ini obat bukanlah faktor utamapemulihan, karena ada sebagian orang yg dapat pulih dari sakit tanpa bantuanobat, seperti misalnya penderita flu dan pilek. Obat dapat digunakan untuk membantu mengurangi gejala, tetapi penggunaannya tidak boleh berlebihandan harus sesuai dengan petunjuk dokter Sumber : http://www.scribd.com/doc/36716628/DEFINISI-SEHAT

DEFINISI SEHAT

Sehat merupakan sebuah keadaan yang tidak hanya terbebas daripenyakit akan tetapi juga meliputi seluruh aspek kehidupan manusia yangmeliputi aspek fisik, emosi, sosial dan spiritual. Menurut WHO (1947)Definisi Sehat Dalam KeperawatanSehat : Perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalamberhubungan dengan orang lain (Aktualisasi). Perilaku yang sesuai dengantujuan, perawatan diri yang kompeten sedangkan penyesesuaian diperlukanuntuk mempertahankan stabilitas dan integritas struktural. (Pender (1982))Sehat : Fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri (self care Resouces)yang menjamin tindakanuntuk perawatan diri ( self care Aktions) secaraadekual.Self care Resoureces : encangkup pengetahuan, keterampilan dansikap.Self care Aktions : Perilaku yang sesuai dengan tujuan diperlukan untuk memperoleh, mempertahan kan dan menigkatkanfungsi psicososial da piritual.(Paune (1983))Kesehatan menyatakan bahwa: Kesehatan adalah keadaan sejahteradari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosialdan ekonomi (UU No.23,1992) CIRI-CIRI SEHAT Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidak merasa danmengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalamigangguan.Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yakni pikiran,emosional, dan spiritual. 1. Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran. 2. Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dansebagainya. 3. Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasasyukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fanaini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT dalam agama Islam). Misalnyasehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang. 4. Kesehatan sosial terwujud apabila seseorang mampu berhubungan denganorang lain atau kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku,agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya, sertasaling toleran dan menghargai. 5. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif,dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang dapat menyokong terhadap hidupnya sendiri atau keluarganya secara finansial. Bagimereka yang belum dewasa (siswa atau mahasiswa) dan usia lanjut (pensiunan), dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku. Oleh sebab itu, bagikelompok tersebut, yang berlaku adalah produktif secara sosial, yakni mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka nanti, misalnyaberprestasi bagi siswa atau mahasiswa, dan kegiatan sosial, keagamaan, ataupelayanan kemasyarakatan lainnya bagi usia lanjut. Aspek-aspek pendukung kesehatan Banyak orang berpikir bahwa sehat adalah tidak sakit, maksudnyaapabila tidak ada gejala penyakit yg terasa berarti tubuh kita sehat. Padahalpendapat itu kurang tepat. Ada kalanya penyakit baru terasa setelah cukupparah, seperti kanker yg baru diketahui setelah stadium 4. Apakah berartisebelumnya penyakit kanker itu tidak ada? Tentu saja ada, tetapi tidak terasa.Berarti tidak adanya gejala penyakit bukan berarti sehat.Sesungguhnya sehat adalah suatu kondisi keseimbangan, di manaseluruh sistem organ di tubuh kita bekerja dengan selaras. Faktor-faktor ygmempengaruhi keselarasan tersebut berlangsung seterusnya adalah: 1. Nutrisi yang lengkap dan seimbang 2. Istirahat yang cukup 3. OlahRaga yang teratur 4. Kondisi mental, sosial dan rohani yang seimbang 5. Lingkungan yang bersih. Apabila salah satu saja dari kelima faktor ini tidak tercukupi, akanmembuat keseimbangan kinerja organ tubuh terganggu. Sesungguhnya tubuhmemiliki mekanisme otomatis untuk mengembalikan keseimbangankesehatannya , akan tetapi apabila hal ini berlangsung terus-menerus ataukekurangan tersebut dalam jumlah yg cukup besar, maka tubuh tidak mampumengembalikan keseimbangan, dan hal inilah yg kita sebut sakit.Istimewanya tubuh manusia, walaupun dalam kondisi sakit tubuh tersebut tetap dapat memulihkan dirinya sendiri. Untuk itu perlu dibantu denganmemberikan nutrisi dalam jumlah yang memadai secara lengkap ditambahdengan istirahat yang cukup. Dalam keadaan ini obat bukanlah faktor utamapemulihan, karena ada sebagian orang yg dapat pulih dari sakit tanpa bantuanobat, seperti misalnya penderita flu dan pilek. Obat dapat digunakan untuk membantu mengurangi gejala, tetapi penggunaannya tidak boleh berlebihandan harus sesuai dengan petunjuk dokter Sumber : http://www.scribd.com/doc/36716628/DEFINISI-SEHAT